Jumat, 10 Juni 2016

>>JANGAN ANARKIS! SIKAPI ISU KOMUNISME DENGAN HIKMAH


Bismillahirrohmanirrohim. o

JANGAN ANARKIS! 
SIKAPI ISU KOMUNISME DENGAN HIKMAH


ANTIKOMUNISME.COM, SUKOHARJO. Isu kebangkitan PKI menggeliat. Suhu politik pun menghangat. Berbagai elemen masyarakat turut bersuara. Tak terkecuali kaum muslimin. Beberapa kalangan dari kaum muslimin memperingatkan tentang isu kebangkitan PKI. Fenomena para pemakai kaos dengan atribut PKI, palu arit, pun bermunculan. Sebuah aksi yang tidak semata karena tren.
Dari waktu ke waktu, kaos berlogo palu arit di bagian depan terus bermunculan. Yang menjadi pertanyaan, mengapa begitu masif?
Kaos itu seakan disebar di kalangan anak muda yang tidak memahami sejarah kebiadaban PKI. Saat anak muda itu ditangkap aparat berwajib, dengan lugu sang anak muda itu menjawab, “Saya tidak tahu.”
Siapakah dalang di balik ini semua? Sebuah skenario uji kasus. Jika pemakai kaos tertangkap tak berisiko bagi pemakai kaos dan dalangnya. Jika tidak tertangkap, berarti masyarakat dan aparat sudah permisif sehingga bisa digalang program berikutnya untuk kebangkitan PKI.
Apapun yang terjadi, seorang muslim hendaknya bersikap bijak. Bila didapati orang yang menyuarakan komunisme hendaknya diserahkan kepada aparat kepolisian. Jangan main hakim sendiri. Biarkan pihak berwenang yang memprosesnya. Yakinlah, pihak berwajib tidak akan membiarkan komunisme bangkit.
Bantulah TNI-Polri dengan tidak memecah konsentrasi tugas mereka. Jika kaum muslimin terpancing berbuat onar lantaran isu PKI (semoga Allah Ta’ala menjauhkan yang demikian), tugas pihak berwajib menjadi bertambah berat. Pihak berwajib yang semula fokus menghadapi isu kebangkitan PKI, harus pula menghadapi aksi onar.
Karena itu, bersikaplah hikmah. Sadarkan masyarakat untuk menjauhi komunisme. Jelaskan keburukan ajarannya. Beberkan fakta-faktanya bahwa komunisme hanya merusak peradaban manusia. Sebutkan era Lenin, Stalin, Mao, Polpot dan lainnya yang selalu dipenuhi pembantaian, penyiksaan, kelaparan, dan ketakutan bagi rakyat. Terangkan kepada kepada masyarakat betapa menderita hidup di bawah rezim kekuasaan komunis.
Selain itu, jelaskan tentang Islam yang benar. Kokohkan keimanan kaum muslimin agar tidak tergelincir ke arah komunisme. Tunjukkan bahwa ajaran komunisme itu bertentangan dengan Islam. Semoga dengan itu masyarakat terbuka dan memahami bahwa komunisme adalah sebuah paham yang dilandasi kekafiran, kebusukan, dan tidak berperikemanusiaan. (abulfaruq ayip syafruddin)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar