Kamis, 19 Mei 2016

>>[VIDEO] Ada Apa Di Balik Persatuan Da'i RODJA, NU, HTI & MLM ( Atas Nama “Indahnya Persatuan” )


[VIDEO] Ada Apa Di Balik Persatuan Da'i RODJA, NU, HTI & MLM ( Atas Nama “Indahnya Persatuan” )

Disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullah

URL Video:
https://youtu.be/BHYljW3LXwE (Durasi: 10:53)

Download video dalam pelbagai Versi:
https://savemedia.com/watch?v=BHYljW3LXwE

Himpunan Video AlFawaaidNet
http://bit.ly/Vid_AlFawaaidNet (Video Singkat)
http://bit.ly/Vid_Kajian_AlFawaaidNet (Video Kajian)

________
- - - - - - - - -
ADA APA DI BALIK PERSATUAN DA'I RODJA, NU, HTI & MLM ( ATAS NAMA “INDAHNYA PERSATUAN” )

[ Tanya ]

Pada saat khutbah Jum'at, ada seorang khatib yang memperingatkan tentang bahaya Syiah dan kejahatan-kejahatannya. Namun dalam khutbahnya sang khatib menyerukan kita untuk saling memberikan udzur terhadap perbedaan-perbedaan yang ada seperti bid'ah qunut atau tidak, tahlilan ataukah tidak ...

... "Musuh kita sudah di depan mata ... saatnya bersatu dan lupakan perbedaan-perbedaan tadi!", Mohon nasehatnya ... ma sya Allah..

[ Jawaban ]

Ini khatib awam, maklum. Iya begitu mereka ya ikhwan. Tapi pada kenyataannya dia sendiri dan kelompoknya tidak pernah mau menghargai perbedaan. Itu secara real dan nyatanya. Mereka dengan arogan, dengan arogam memaksakan ritualnya mereka. Tahlilan dan segala macamnya dipaksakan!!

Yang apa namanya, sedikit berbeda dengan mereka langsung diintimidasi (ditakut-takuti, pen). Itu mereka ya ikhwan. Nah peristiwa Aceh kemarin, itu dari kalangan asy-'ariyah, sufiyah, maturidiyah, NU Garis Lurus .. itu dari kalangan mereka!!

Mestinyakan ... "ya menghargai perbedaan ... yang mereka seperti itu biarkan sajalah... musuh kita kan satu, SYIAH. Saatnya kita bersatu." Kan begitu mestinya? "OMDO", tahu OMDO ya? Itu omong doang. Baarakallahu fiikum tidak ada kenyataannya.. tidak ada kenyataannya. Allahul musta'aan.

Yang kedua, jelas tidak mungkin. Yang namanya BERSATU itu di atas bimbingan yang Haq, al-Kitab, as-Sunnah dengan pemahaman Salaf. Sedikit pun penyimpangan harus disingkirkan. Itu PERSATUAN yang benar.

Bagaimana mungkin kita melawan musuh dalam keadaan yang ini syirik, yang ini bid'ah, yang ini tahlil, yang ini khurafat, yang ini takhayul ... ya tidak mungkin ya akhi..!! Tidak mungkin!! Pada waktu Perang Uhud, semua jadi bubar, kacau balau, hanya pasukan tidak ta'at komando kepada Rasul.

Tidak ada tahlilan, tidak ada syirik, tidak ada takhayul, tidak ada bid'ah ... hancur semuanya. Pada perang Hunain, muslimin kucar-kacir di awal perang. Apa sebabnya ya ikhwan? Karena rasa ujub, bangga diri dengan jumlah yang banyak.. Baru ujub..!!

Katanya orang ambon, "sing ngak ada lawan" gitu ya..?? "sing ngak ada lawan" ... "kita wong jumlahnya banyak" gitu ya.. "kita wong jumlahnya banyak.. ngak ada lawan ya akhi..!!" Ujub, hancur berantakan di awal perang..!!

Tidak ada syirik, tidak ada bid'ah, tidak ada yang lainnya ya ikhwan. Lalu bagaimana kiranya bisa menang melawan musuh² Islam, musuh² agama dalam keadaan gado² sama "HADZA.."!!! Ya tidak mungkin ABADAN..!! Tidak mungkin sama sekali..!!

Sehingga harus dibersihkan semua kemungkaran² yang ada, bersatu di atas al-Kitab wa Sunnah dengan pemahaman Salaf, baru bersama² hadapi musuh² yang ada.

Baarakallahu fiikum. Ini nik wong awam ya ikhwan..!! Mau tambahin lagi ya pak..?? Lagi apa ndak..?? ... Ma sya Allah!! Itu namanya Fiqhul Waqi ... Hah tapi fiqhul waqinya yang benar..

Ini kalau yang ngomong orang awam, laa ba'sa (tidak mengapa, masih bisa dimaklumi, pen)... Tapi kalau yang berbuat seperti ini seorang doktor..!! doktor lulusan Madinah..!! keblinger ya ikhwan..!!

Sopo ini..?? Kalau yang berbuat semacam ini, yang posting semacam ini seorang doktor, tokoh besarnya Rodja, yang namanya Muhammad Arifin Badri dan kawan-kawannya ... ya jelas penyimpangan dan keblinger..!! Bayangkan, datang menziarahi tokoh NU Garis Lurus... Namanya ustadz .. hah siapa namanya .. lupa saya ...... Idris Ramli.. gitu ikhwan ya.. luar biasa...

Mendatangi langsung ke rumahnya, langsung menziarahi langsung ke rumahnya wah disebutkan pujian di situ, bahkan disambut dan segala macamnya ... ila akhiri..

Diantara isinya ya semacam ini.. dimintak untuk menghargai perbedaan² yang ada dan segala macamnya itu.. "Itu khilafnya sama ... kayaknya khilafnya Imam Ahmad dan Imam Syafi'i rahimahullahu ta'ala ..." Laa haula wa laa quata illa billah!!

Mengatakan PERSATUAN dan segala macamnya... .. yang ini (kasusnya Arifin Badri ini, pen) .. keblinger ya akhi.. kalau khatib tadi, awam..!! Ana yakin Jaahil..!! la yang ini DOKTOR.!! DOKTOR!! LULUSAN MADINAH lagi..!!

Nah kalau yang melakukannya yang sama kayak dia, sekelas Firanda, yang ngajar di Masjid Nabawi itu ... ya jelas keblinger

Diposting foto bersama dengan tokoh HTI, Ustadz Felix Siauw.. Itu tokoh HTI nya ya ikhwan..!! Hizbi bukan Salafy.. Foto bareng.. Dia sama Firanda siapa lagi gitu ya... Dikasih keterangan, "Indahnya Persatuan"..

PERSATUAN OPO NDA..?? Itu bukan namanya persatuan.. Itu namanya mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil..!! Itu penyimpangan..!!

Yang namanya persatuan, di atas al-Haq, al-kitab was-sunnah dengan pemahaman Salaf ... Paham ya ikhwan.. Mungkar, katakan mungkar..!! Haram, katakan haram..!! Menyimpang, katakan menyimpang..!! Tidak bisa kamu satukan ya ikhwan..

Ini semuanya pemahaman siapa..?? Ini semua pemahamannya orang² Ikhwanul Muslimin (baca: Muflisin, pen).. paham ya dengan kaedahnya mereka, ... "yang kita sepakati, kita ta'awun. Yang kita berbeda saling memberikan udzur.."

Itu kaedahnya Hasan al-Banna, pendiri Ikhwanul Muslimin. Dengan kaedah inilah muncul manhaj tamyi' (lembek, pen) yang diusung oleh ikhwanul muslimin diteruskan oleh Halabiyyin, Ali al-Halaby, Ibrahim Ruhaily, Firanda dan kawan²nya itu sampai sekarang ini.. Dan terakhir digandrungi oleh MLM dan kawan²nya.. Sumbernya dari kaedah ini..

Kalau yang ngomong itu dari kalangan orang² awam sih ma'qul si orang goblok, orang jahil. Nah doktor, doktor semacam ini ya ikhwan.. Allahul musta'aan.

Tokoh mereka, doktor Syafiq Reza Basalamah, nih satu link ni, Arifin Badri segala macamnya yang lagi hit "keartisannya" hadza, dr Syafiq Reza Basalamah emm .. luar biasa. ... datang ke Makassar .. kemarin. Sabtu kemarin. Jum'at Sabtu kemarin. Khutbah Jum'at di Masjid Al-Markas al-Islami di Maros. Emm khutbah Jum'ah.. Itu yang menyambutnya, yang begitu antusia menyambut kedatangannya dan bangga bisa menghadiri khutbahnya ... grupnya Dzulqarnain (Abu Muhammad Ibn Sunusi hadahullah, pen).

Semangatnya, "uhh ... saya hampir terlambat, tapi Alhamdulilah dapat yang paling belakang pas dengar khatibnya.. !!" ... luar biasa.. Itu tokohnya Rodja, disanjung, dipuji setengah mati sama mereka.. emm Allahul musta'aan..

Setelah itu mereka mampir ke Bajirupa.. Tau Bajirupa ?? Bajirupa itu markas besar MLM. Itu pondoknya Dzulqarnain dan kawan²nya di Makassar, namanya Pondok Bajirupa. Pondok Sunnah. Ceramah di situ.. didampingi oleh ustadz Mustamin.. ceramah di situ.. Baarakallahu fiikum.. Oh itu yang memposting dari kalangan MLM luar biasa.. "Saya terharu ..." lelaki hatta yang perempuan juga ikut tampil.. "saya terharu", "saya minta rekamannya", malam ini .. luar biasa..

ya.. apa lagi ya ikhwan.. yang lainnya dengan posting, "Ishlah semakin dekat, Allahu Akbar..!!" Ishlah oooopo ni.?? kok begini kok ishlah.. emm keterangannya ustadz Mustamin, "kalau kita tujuannya sama akan ketemu in sya Allah." Apa tujuan ni..?? kan gitu .. Allahul musta'aan.. ya sama mirip. Jadi yang ini gaya²nya seperti itu, yang ini juga sama.. Satu pemahaman dari kalangan Rodjaiyyun, dari kalangan MLMiyyun atau kamu katakan Sanusiyun, = SAMA..!!

Baarakallahu fiikum. Baru dengar yang semacam itu.. Sudah lama ya ikhwan.. Sama.. Intinya ya ikhwan, itu bukan namanya persatuan, itu namanya mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil..!!
Sumber : http://www.alfawaaid.net/2016/05/video-ada-apa-di-balik-persatuan-dai.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar