Senin, 22 Februari 2016

>>Tirai Itupun Kini Telah Tersingkap: KETIKA ULIL MENEGASKAN BAHWA JIL – JIN – SYIAH BUKANLAH BAGIAN DARI ISLAM

Tirai Itupun Kini Telah Tersingkap: KETIKA ULIL MENEGASKAN BAHWA JIL – JIN – SYIAH BUKANLAH BAGIAN DARI ISLAM

Bismillahirrohmanirrohim. o
ulil menegaskan bahwa JIL-JIN-SYIAH bukan bagian ISLAM

TIRAI ITUPUN KINI TELAH TERSINGKAP:: KETIKA ULIL MENEGASKAN BAHWA JIL – JIN – SYIAH BUKANLAH BAGIAN DARI ISLAM (Menelanjangi Operasi -Survey- Koplak bersandi Ulil G 013 LOK)

Sekadar mengingatkan bagi yang belum tahu bahwa Ulil Abshar Abdalla selaku dedengkot terbesar Jemaat Islam Liberal (JIL) memiliki riwayat sejarah pendidikan intelektual sebagai hasil didikan Orientalisten, jebolan PhD Harvard University, universitas sangat bergengsi di Amerika:
“Ulil Abshar-Abdalla (born 11 January 1967 in Pati, Central Java) is an Orientalist scholar from Indonesia affiliated to Jaringan Islam Liberal (Liberal Islam Network). He comes from a family of Nahdlatul Ulama background: His father Abdullah Rifa’i is from pesantren Mansajul Ulum (Mansajul Ulum Islamic school) in Pati, Central Java, and he is married to the daughter of Mustofa Bisri, an Islamic cleric from Pesantren Raudlatut Talibin, Rembang, Central Java……
After completing his master’s degree in religion at Boston University he went on and continued his PhD studies in the Department of Near Eastern Languages and Civilizations, Harvard University.” -selesai penukilan-
Mari sekarang kita lihat kicauan dedengkot JIL n JIN jebolan Harvard University ini:
islam minoritas jil jin syiah bukan islam
Gambar 1. Hasil survey yang diposting jebolan Harvard University
Kritikan:
1⃣Pertama,
Sedemikian jauh iblis telah mengKoplakkan akalnya…
Untuk urusan aqidah, dien dia berani menjadikannya sebagai bahan gurauan tertawaan..Lihatlah pic yang ditampilkannya 👉😁👈
Semoga Allah membungkam mulut si pendusta besar Missionaristen Liberalisten Kolonialisten Takfiri ini, amin.
2⃣Kedua,
Diantara bentuk penipuan dan kedustaan survey yang dipostingnya, lihatlah jumlah total hasil surveynya telah “berhasil menembus prosentase 100%, alias berjumlah 102%!
Sungguh hasil survey yang jenius untuk ukuran postingan seorang jebolan Harvard University. Semoga Almamater dan guru Orientalistennya ikut merasakan pula getaran kebanggaannya.
Ada Mark-up survey 2% dan jumlah manipulasi 2% ini telah cukup baginya untuk mengalahkan prosentase jumlah umat Islam yang hanya 1% di surveynya tersebut! Allahul musta’an.
Sedemikian bencinya mereka ini terhadap Islam dan umat Islam!
3⃣Ketiga,
Tertawalah engkau sepuasnya wahai jebolan Harvard sembari meresapi sedalam-dalamnya apa yang engkau sebarluaskan, karena hakekatnya engkau telah menertawakan ke G 0 13 LOK kanmu sendiri.
4⃣Keempat,
Wajah Anti-Wahabi yang Sebenarnya: JIL Takfiri Radikalis Ekstrem!!
Mereka selalu berteriak sumbang bahwa Wahabi adalah Takfiri, tetapi jika kita melihat survey yang dipublikasikan gembong JIL n JIN ini maka nampaklah dengan jelas dan detail bahwa mereka telah mengKafirkan berjuta-juta juta umat Islam dan hanya disisakan satu persen saja dari jumlah penduduk Indonesia yang masih muslim!!! Bukalah mata setelah menyaksikan bukti nyata hakekat Takfiri Anti-Wahabi di depan anda.
5⃣Kelima,
Ahli Bid’ah pun dipukul rata, digolongkan semuanya sebagai agama diluar Islam oleh orang yang menggunduli jenggotnya ini.
Jadi siapa bilang orang nggak berjenggot cerdas-cerdas?
6⃣Keenam,
Perhatikan lagi hasil survey yang dirilisnya.
Apakah dia menyadari atas pengakuannya sendiri (¡¡¡¡¡) sebagai gembong JIL-JIN bahwa JIL-JIN-Syiah telah ditegaskannya sendiri bukanlah bagian dari Islam???
Allahu Akbar !!!
وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ أَهْلِهَا
Alhamdulillah bahwa pada akhirnya Ulil Abshar Abdalla telah membongkar dan menelanjangi hakekat missi JIL-JIN-Syiah yang satu paket dan berada di luar agama Islam.
siapa ulil...
Gambar 2. Ulil Jebolan Harvard dan survey 102%
Maka lanjutkanlah tertawamu sepuas-puasnya wahai gundik Missionaristen Liberalisten jebolan Harvard University karena pada hakekatnya engkau sedang menertawakan ke G 0 13 LOK kanmu sendiri. Allahu yahdik.
Sumber : www.tukpencarialhak.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar