Rabu, 15 Mei 2013

>>"Cintakah ALLAH kepadaku?"

Abu Khaulah Zainal Abidin
Wahai orang-orang yang berbuat baik, yakni yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah-untuk segala bentuk ibadah dan ketaatan-. Ketahuilah, bahwa ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa mencintai kalian. Dan itu ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa sendirilah yang mengatakan, di dalam berbagai kesempatan dan berbagai ungkapan:
إن الله يحب المحسنين
(Artinya: Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan ) (Al Baqarah: 195) / (Al Maa "idah: 13)
Masya ALLAH, kalian sungguh membuat diriku iri dan merasa tidak berarti di hadapan ALLAH. Kalian telah menginfaqkan harta di jalan ALLAH justru di saat kalian sendiri sangat membutuhkannya. Kalian tak pernah ragu dan merasa rugi berdagang dengan ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa . Dimana aku dibanding kalian?
Wahai orang-orang yang bertobat dan menyucikan dirinya, yakni yang meninggalkan perbuatan dosa serta menjaga amalannya dari kesyirikan.Ketahuilah, bahwa ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa mencintai kalian. Dan itu ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa sendirilah yang mengatakan:
إن الله يحب التوابين ويحب المتطهرين
(Artinya: Sesungguhnya Allah mencintai orang yang tobat dan mencintai orang yang menyucikan diri .) (Al Baqarah: 222)
Masya ALLAH, kalian sungguh membuat diriku iri dan merasa tidak berarti di hadapan ALLAH. Kalian adalah orang-orang yang bersegera di dalam meninggalkan kemaksiatan serta senantiasa waspada terhadap segala bentuk ketidak di dalam beribadah. Dimana aku dibanding kalian?
Wahai orang-orang yang bertaqwa, yakni yang senantiasa mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Ketahuilah, bahwa ALLAHSubhaanahu wa ta'alaa mencintai kalian. Dan itu ALLAH Subhaanahu wa ta'alaasendirilah yang mengatakan, di dalam berbagai kesempatan dan berbagai ungkapan:
فإن الله يحب المتقين
(Artinya: Maka sesungguhnya ALLAH mencintai orang yang bertaqwa .) (Ali Imran: 76) / (At-Taubah: 4/7)
Masya ALLAH, kalian sungguh membuat diriku iri dan merasa tidak berarti di hadapan ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa . Kalian sangat takut terhadap adzab, sehingga kalian tak pernah menganggap kecil setiap dosa. Untuk itu kalian membuat jarak dari segala bentuk kemaksiatan, sehingga ALLAH senantiasa bersama kalian. Dimana aku dibanding kalian?
Wahai orang-orang sabar, yang ketika ditimpa musibah mengatakan:Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada Nya jugalah kami akan kembali .Ketahuilah, bahwa ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa mencintai kalian. Dan itu ALLAH sendirilah yang mengatakan:
والله يحب الصابرين
(Artinya: Dan sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bersabar .) (Ali Imran: 146)
<<www.salafycaimpeabogor.blogspot.com>>
Masya ALLAH, kalian sungguh membuat diriku iri dan merasa tidak berarti di hadapan ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa . Betapa tidak. Kalian adalah orang yang pandai menahan diri di dalam ta'at, di dalam menghadapi maksiat, dan di dalam menghadapi cobaan, sehingga Allah senantiasa bersama kalian.Tidaklah ujian dan musibah menimpa kalian, kecuali dengannya ALLAH memberikan kalian pujian dan hidayah. Dimana aku dibanding kalian?
Wahai orang-orang yang bertawakal, yang tidak pernah bergantung kecuali hanya kepada ALLAH. Ketahuilah, bahwa ALLAH Subhaanahu wa ta'alaamencintai kalian. Dan itu ALLAH sendirilah yang mengatakan:
إن الله يحب المتوكلين
(Artinya: Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal-kepada-Nya -) (Ali Imran: 159)
Masya ALLAH, kalian sungguh membuat diriku iri dan merasa tidak berarti di hadapan ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa . Betapa tidak. Kalian adalah orang yang sangat yakin dan berlapang dada terhadap ketetapan ALLAH. Kalian juga begitu yakin akan pertolongan Allah, sehingga Allah benar-benar memelihara dan menjaga keamanan kalian. Dimana aku dibanding kalian?
Wahai orang-orang yang adil, yang menimbang tidak berat sebelah, yang menempatkan sesuatu sesuai pada tempatnya, dan menghukum yang bersalah sesuai dengan tingkat kesalahannya. Ketahuilah, bahwa ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa mencintai kalian. Dan itu ALLAH sendirilah yang mengatakan, di dalam berbagai kesempatan dan berbagai ungkapan:
إن الله يحب المقسطين
(Artinya: Sesungguhnya Allah mencintai orang yang berlaku adil ) (AlMaa'idah: 42) / (Al Hujarat: 9) / (Al Mumtahanah: 8)
Masya ALLAH, kalian sungguh membuat diriku iri dan merasa tidak berarti di hadapan ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa . Betapa tidak. Kawan atau lawan tak membutakan kalian dari kebenaran, sehingga kelak kalian ditempatkan di mimbar-mimbar dari cahaya di sebelah kanan Ar-Rahman. Dimana aku dibanding kalian?
Wahai orang-orang yang berjuang di jalan Allah dalam barisan yang rapih dan kokoh, yang tidak membiarkan adanya celah sedikitpun yang dapat melemahkan dan memecah belah barisan kaum muslimin. Ketahuilah, bahwa ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa mencintai kalian. Dan itu ALLAH sendirilah yang mengatakan:
إن الله يحب الذين يقاتلون في سبيله صفا كأنهم بنيان مرصوص
(Artinya: Sesungguhnya Allah mencintai mereka yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan seperti sebuah bangunan yang tersusun kokoh ) (Ash-Shaff: 4)
Masya ALLAH, kalian sungguh membuat diriku iri dan merasa tidak berarti di hadapan ALLAH Subhaanahu wa ta'alaa . Betapa tidak. Kalian adalah orang-orang yang bersegera memenuhi panggilan jihad di jalan Allah, kemudian segera menyatukan barisan. Tak ada yang kalian pikirkan kecuali kemenangan dan kemuliaan agama Islam. Dimana aku dibanding kalian?
  • v
Wahai orang-orang yang dicintai ALLAH. Di mana kalian? Tak pernah kujumpa orang-orang semacam kalian. Ataukah mataku yang buta? Tak kudengar suara kalian. Atau memang kalian diam?
Wahai orang-orang yang dicintai ALLAH. Kutahu kalian capai itu semua lewat satu jalan. Ya, hanya satu jalan. Dan jalan itu tidak lain adalah Sunnah NabiShallallahu alaihi wa sallam . Aku juga baca yang kalian baca:
قل إن كنتم تحبون الله فاتبعوني يحببكم الله ويغفر لكم ذنوبكم والله غفور رحيم
(Artinya: Katakanlah (-Ya, Muhammad-): Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah sunnahku. ALLAH pun akan mencintai kalian dan menghapus dosa-dosa kalian. Dan ALLAH Maha Pengampun lagi Pengasih ) (Ali Imran: 31)
Wahai orang-orang yang dicintai ALLAH. Sungguh mengaku cinta kepada Allah-sebagaimana yang aku merasa detik ini-ternyata tidaklah semudah memperoleh cinta-Nya. Dimana aku dibanding kalian? Ya, cintakah ALLAH kepadaku sebagaimana Ia cinta kepada kalian?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar