Rabu, 27 Februari 2013

Masuklah ke surga dari pintu mana saja yang engkau inginkan

>>>http://www.salafyciampeabogor.blogspot.com<<<
Oleh: Al-Ustadz Abu Hafsh Marwan
 Adalah penggalan dari sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya dengan derajat hasan sebagaimana dinyatakan oleh as-Syaikh Al-Albani dalam Adabuz Zafaf. Hadits tersebut adalah:
Dari 'Abdurrahman bin' Auf-radhiallahu'anhu berkata: Bahwa Rasulullah shallalahu'alaihi Wa sallam bersabda: Jika seorang wanita menjaga sholat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan mentaati suaminya maka dikatakan kepada wanita tersebut: "Masuklah ke surga dari pintu mana saja sesuai yang kamu kehendaki ".
Ada empat hal yang seyogyanya untuk dijaga untuk setiap wanita muslimah, seperti yang disebutkan dalam hadits di atas. Satu hal yang kita sampaikan di sini di antaranya adalah:
Menjaga sholat lima waktu.
 Sholat lima waktu merupakan tiang agama, sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Mu'adz bin Jabal radhiallahu'anhu: Bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
"Pokok dari seluruh perkara adalah islam, dan tiangnya adalah sholat, dan puncak tertinggi dari segala urusan tersebut adalah jihad".
 Praktek sholat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab pada seorang hamba di hari kiamat, sebagaimana disebutkan di dalam hadits Abu Hurairah: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya pertama kali yang akan dihisab pada praktek seorang hamba pada hari kiamat nanti adalah sholatnya, kalau praktek sholat seorang hamba tersebut baik maka sungguh dia beruntung dan selamat ....
 As-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di-rahimahullah-dalam tafsirnya pada surat al-Baqarah: 3 mengatakan: Allah tidak mengatakan (dan mereka mengerjakan sholat atau mendatangkan sholat), karena tidaklah cukup hanya mendatangkan praktek sholat secara dhahir, maka dikatakan menegakkan sholat memiliki makna menegakkan secara dhahir dengan menyempurnakan rukun-rukunnya, hal-hal yang wajib beserta persyaratan-syaratnya, demikian pula memberi makna menegakkan secara batin dengan khusu 'dan menghadirkan hati di dalam sholat, memahami apa yang dibaca dan yang dikerjakannya.
<<<Abu Yusrina Al-Atsary>>>
Saat seorang wanita telah benar-benar suci dari haidh atau nifas maka hendaknya bersegera mandi kemudian menegakkan sholat pada waktunya, yang demikian ini adalah termasuk seorang wanita menjaga sholatnya. Demikian juga sebaliknya ketika jelas atas seorang wanita keluar darah haid maka di saat itu pula ia harus meninggalkan sholat, meskipun di tengah-tengah ia sedang mengerjakan sholat, yang demikian ini termasuk dalam kategori menjaga sholat.
Dengan menjaga penegakan sholat sungguh akan mencegah seseorang dari perbuatan fahsya '(keji) dan kemungkaran. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Ta'aala:
وأقم الصلاة إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر.
"Dan tegakkanlah sholat, sesungguhnya sholat itu akan mencegah dari perbuatan fahsya 'dan kemungkaran "(Al-Ankabut: 45)
Sholat demikian juga akan mensucikan bagi seorang yang mengerjakannya dari rendahnya akhlak dan sifat jelek. Sebagaimana termaktub di dalam firman Allah Ta'aala pada surat Al-Ma'aarij ayat 19-23.
"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah dan kikir. Bila ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Dan jika mendapatkan kebaikan ia amat kikir. Kecuali orang-orang yang menegakkan sholat. Yang mereka itu tetap mengerjakan sholat.
Demikian pula disebutkan dalam firman Allah bahwa praktek sholat itu akan menghapus dosa dan kesalahan, dan seseorang akan tertolong dalam urusan agama dan dunianya itu dengan menegakkan sholat. Allah berfirman
واستعينوا بالصبر والصلاة
artinya; "Dan jadikanlah penegakan sholat dan bersabar itu sebagai penolongmu (Al-Baqarah: 45).
Wallahu a'lam.
Sumber:http://www.salafy.or.id/masuklah-ke-surga-dari-pintu-mana-saja/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar